Friday, 13 December 2013

Pesnona Cinta

Album : Damai
Munsyid : Hijjaz
http://liriknasyid.com



Kau siramkan wangian mawar putih
Kepada sebuah kenangan yang layu
Bisakah merubah detik-detik yang berlalu
Dari sekadar impian yang kaku

Jiwa terpaut menyaksi
Seribu pengorbanan dihulur
Cinta kasihan bersemi
Mengagung tak disedari
Diimpi tak pasti
Mengharap tak mendakap
Kesetiaan dijunjung
Rupanya tak ke hujung

Lilin yang menyala membakari dirinya
Buat menerangi insan yang memerlukan
Tanpa disedari diri sendiri sirna
Duka nestapa dibiarkan saja

Begini jadinya bila dihamba pesona cinta
Yang buta tak mengenal sebenar sifatnya

Cinta suci bukan untuk dinodai
Kasih jangan dikhianati
Lamarlah belas simpati

Kesucian cinta
Ikhlas tak diundang
Perliharalah

bismillahirrahmanirrahim



Dari hadis-hadis nabi saw.

1. Tidak ada dari seorang hamba yang membaca basmalah melainkan hancur syaitan seperti hancur timah diatas api.
2. Tidak ditolak doa yang dimulai dengan basmalah.
3. Apabila kamu hendak berdiri dari satu-satu majlis, bacalah basmalah wa shal lallah hu ala saiyidina Muhammadin wa a’lihi wa shabihi wa sallam, nescaya datang seorang malaikat dan ia akan menegah kepada sesiapa yang hendak mengumpat kamu.Barangsiapa membaca basmalah wa la quwwata illa billah hil aliyyil azhim, nescaya Allah swt menutup untuknya 70 pintu daripada balak, dukacita dan kesusahan.

Dari kata-kata para sahabat dan para salafussoleh.

1. Barangsiapa banyak membaca basmalah pada perkara-perkara yang dihajatinya, terutama mendapat rezeki, nescaya memudahkannya dan ia mengurniakan juga rasa hebat pada hati mereka yang memandang kepadanya.
2. Barangsiapa membaca basmalah sebanyak 1000 kali pada tiap-tiap hari, mudahlah ia memperolehi apa-apa yang dihajatinya.
3. Barangsiapa membaca basmalah 1000 kali pada tiap-tiap hari dan malamnya, terlepaslah ia dari bala dan kesusahan.
4. Sesiapa menulis basmalah sebanyak 35 kali pada satu kertas, kemudian ia menggantungnya di dalam rumah, maka terpeliharalah rumah itu dari syaitan, jin dan diberikan kepadanya berkat yang banyak dan Allah swt memelihara harta dan usahanya serta terhindar dari kesusahan.

http://e-mukmin.blogspot.com

Thursday, 12 December 2013

keistimewaan surah al-ikhlas


FADHILAT SURAH AL-IKHLAS.
  1. Disebut surah al -ikhlas (menyelamatkan) kerana surah ini menyelamatkan orang yang membacanya dari kesulitan-kesulitan dunia juga sakaratulmaut dan menyelamatkannya dari gelap gelita kubur dan tragedi-tragedi hari kiamat.

  2. Dari Ubay ibn Ka'b r.a dari Nabi s.a.w. "barangsiapa membaca surah al-ikhlas satu kali maka Allah memberikan kepadanya dari pahala seorang yang beriman kepada Allah, malaikatNya, kitab-kitabnya dan rasul-rasulNya, dan dia memberi kepadanya - dari - pahala seperti pahala orang mati syahid".

  3. Dari Abu Hurairah dari Nabi s.a.w. beliau bersabda yang bermakna: "Barangsiapa membaca Qulhuallah maka seakan-akan ia membaca seperti sepertiga al-Quran."

  4. Bersabda Rasulullah yang bermakna: "Barangsiapa membaca Qulhuallah 3x maka ia seperti membaca al-quran seluruhnya."

  5. bersabda rasulullah saw: "Barangsiapa yang membaca surah al-ikhlas dalam sembahyang-sembahyang fardunya maka Allah SWT mengampun kepadanya dan kedua orang tuanya, dan menghapuskan namanya dari buku induk orang-orang yang celaka dan menuliskannya didalam buku orang-orang yang beruntung."

  6. Sabda Rasulullah yang bermakna: " barangsiapa yang membaca al-ikhlas 10x maka Allah membangunkan untuknya rumah di dalam syurga."

  7. Imam al-Thabarani dari sahabat Jabir ibn Abdillah r.a. yang bermakna: "Barangsiapa membaca Al-ikhlas setiap hari 50x maka ia kelak di hari kiamat dipanggil dari kuburnya,"Bangunlah kamu, hai orang yang memuji Allah SWT, maka masuklah ke syurga."

  8. Maka janganlah lupa membaca al-ikhlas 10x setiap selesai sembahyang fardu.

  9. Nabi Muhammad s.a.w. bersabda, bahawasanya: "Barangsiapa yang membaca al-ilklas 100x di dalam atau di luar sembahyang maka Allah SWT menulis untuknya bebas dari neraka."

  10. Diriwayatkan oleh Imam Sahal ibn Sa'd r.a: "Seorang lelaki datang kepada Rasulullah s.a.w. diadukannya kefakirannya, lalu beliau s.a.w.bersabda: maksudnya"Apabila kamu masuk rumahmu maka ucapkan salam jika di dalamnya ada seseorang dan jika tidak ada seseorang di dalamnya, maka ucapkan salam atas dirimu, lalu ucapkan salam keatas nabi s.a.w. dan bacalah al-ikhlas satu kali."

SYAIR IMAM SYAFIE


SYAIR IMAM SYAFIE


Dalam sepotong syair, Imam al-Shafie r.a. pernah bermadah:
ما في المقامِ لذي عقلٍ وذي أدبِ مِنْ رَاحَة فَدعِ الأَوْطَانَ واغْتَرِبِ

سافر تجد عوضاً عمَّن تفارقهُ وَانْصِبْ فَإنَّ لَذِيذَ الْعَيْشِ فِي النَّصَبِ
إني رأيتُ وقوفَ الماء يفسدهُ إِنْ سَاحَ طَابَ وَإنْ لَمْ يَجْرِ لَمْ يَطِبِ
والأسدُ لولا فراقُ الأرض ما افترست والسَّهمُ لولا فراقُ القوسِ لم يصب
والشمس لو وقفت في الفلكِ دائمة لَمَلَّهَا النَّاسُ مِنْ عُجْمٍ وَمِنَ عَرَبِ
والتَّبْرَ كالتُّرْبَ مُلْقَى في أَمَاكِنِهِ والعودُ في أرضه نوعً من الحطب
فإن تغرَّب هذا عزَّ مطلبهُ وإنْ تَغَرَّبَ ذَاكَ عَزَّ كالذَّهَبِ


Dan tiadalah duduk setempat bagi orang cerdik dan beradab itu dianggap sebagai rehat # Tinggalkanlah tanah air dan mengembaralah,
Berkelanalah, engkau akan dapat pengganti orang yang kamu tinggalkan # Berusahalah, kerana keindahan hidup itu ada pada berpenat-penatan.
Aku melihat air yang tenang bertakung, mencemar kandungannya sendiri # Sekiranya ialah mengalir, ia akan baik, sekiranya ia tidak mengalir, tercemar.
Singa sekiranya tidak keluar daripada kepompong dunianya, nescaya tidak akan dijinakkan # Anak panah, kalau tidak berpisah dengan busurnya, nescaya tidak akan mengena sasaran.
Matahari sekiranya tidak bergerak daripada orbit selama-lamanya # nescaya akan bosanlah manusia, Arab dan ‘Ajam
Emas hitam (di dalam tanah lombong lagi) adalah sama seperti tanah biasa sekiranya tidak dikeluarkan # Dan kayu ‘aud (dibuat minyak wangi/gaharu-sic) sekiranya kekal di tanah, maka samalah seperti kayu biasa.
Jika (kayu ‘aud) itu dikeluarkan, maka hebat dan tinggilah permintaannya # dan jika (emas tanah hitam) itu dikeluarkan, maka hebatlah ia seperti (menjadi) emas.
 
*Kesimpulannya kita perlu merantau ke tempat orang sebab kita akan menimba ilmu pengetahuan dan pengalaman yang sangat berharga..insyaallah


 

 

keistimewaan surah al-taubah ayat 128-129


Penjelasan:
Barangsiapa yang setiap harinya membaca dua ayat yang akhir dari surah At Taubah sebanyak 7x yang diulang sesudah solat fardhu, maka:

- jika dia seorang yang lemah, maka akan menjadi kuat.
- jika dia seorang yang hina, maka akan menjadi seorang yang mulia.
- jika dia seorang yang kalah, maka akan segera mendapatkan pertolongan.
- jika dia seorang yang berkesempitan, maka akan mendapat kelapangan.
- jika dia seorang yang berhutang, maka akan segera dapat membayar.
- jika dia seorang yang berada dalam kesusahan, maka akan hilang kesusahannya.
- jika dia seorang yang sulit dalam penghidupan, maka akan segera mendapat kelapangan kehidupan.

sumber: http://e-mukmin.blogspot.com/2009/04/at-taubah-ayat-128-129-ertinya-sungguh.html

Wednesday, 4 December 2013

puasa nazar

Batal Pada Puasa Nazar Berturut-turut
Nazar adalah mengharuskan suatu ibadah yang pada dasarnya menurut syariat tidaklah wajib dengan lafazh yang menunjukkan hal itu, seperti seorang yang mengatakan,”Demi Allah aku harus mensedekahkan uang dengan jumlah sekian,” atau,”Apabila Allah menyembuhkan penyakitku maka wajib bagiku untuk berpuasa tiga hari.” Atau lafazh-lafazh yang seperti itu. (Fiqhus Sunnah juz III hal 33)
Disyariatkannya nadzar bisa dilihat dari dalil-dalil yang ada didalam Al Qur’an maupun sunnah :

وَلْيُوفُوا نُذُورَهُمْ
Artinya : “Dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka.” (QS. Al Hajj : 29)

يُوفُونَ بِالنَّذْرِ وَيَخَافُونَ يَوْمًا كَانَ شَرُّهُ مُسْتَطِيرًا
Artinya : “Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.” (QS. Al Insan : 7)

وَمَا أَنفَقْتُم مِّن نَّفَقَةٍ أَوْ نَذَرْتُم مِّن نَّذْرٍ فَإِنَّ اللّهَ يَعْلَمُهُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ
Artinya : “Apa saja yang kamu nafkahkan atau apa saja yang kamu nazarkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. orang-orang yang berbuat zalim tidak ada seorang penolongpun baginya.” (QS. Al Baqoroh : 270)

Adapun didalam as Sunnah, diantaranya hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dari Aisyah bahwa Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang bernazar untuk menaati Allah maka taatilah dan barangsiapa yang bernazar untuk maksiat terhadap-Nya maka janganlah dia bermaksiat terhadap-Nya.”

Suatau ketika Umar bin Khottob ketika berada di Ji’ronah setelah kembali dari Thaif berkata,”Wahai Rasulullah sesungguhnya aku pernah bernazar pada masa jahiliyah untuk melakukan itikaf sehari di Masjidil Haram maka apa pendapatmu?” beliau saw bersabda,”Pergilah (ke sana) dan beritikaflah sehari.” (HR. Muslim)

Dengan demikian apabila anda telah bernazar untuk melakukan puasa selama satu minggu berturut-turut maka diwajibkan bagi anda menunaikannya. Apabila anda menazarkan satu minggu tertentu seperti satu minggu di bulan maret atau april atau lainnya maka diwajibkan bagi anda untuk menunaikan nazar tersebut pada hari-hari yang telah anda tentukan saat bernazar. Adapun apabila anda tidak menentukan satu minggu tersebut pada waktu-waktu tertentu maka anda diwajibkan menunaikan satu minggu itu pada waktu-waktu yang anda inginkan.

Jika anda bernazar untuk melakukan puasa satu minggu berturut-turut pada waktu tertentu kemudian puasa anda batal pada hari-hari tersebut, misalnya : pada hari kelima maka diwajibkan bagi anda untuk mengulangi kembali dari awal puasa seminggu berturut-turut tersebut tanpa harus mengeluarkan kafarat nazar, demikian pendapat para ulama madzhab Hanafi, Maliki dan Syafi’i, dan pendapat inilah yang paling tepat.

Begitu pula apabila anda bernazar untuk melakukan puasa satu minggu berturut tanpa menentukan waktu tertentu untuk melakukannya maka ketika puasa anda batal pada salah satu hari dari ketujuh hari tersebut, misalnya : hari kelima maka diwajibkan bagi anda untuk memulai dari awal puasa seminggu berturut-turut tersebut dari awal pada hari-hari yang anda inginkan tanpa harus mengeluarkan kafarat, demikianlah pendapat jumhur ulama.

Kedudukan Puasa Nazar
Sebagaimana penjelasan diatas bahwa nazar berarti mewajibkan suatu ibadah yang pada dasarnya tidak wajib menjadi wajib bagi orang yang bernazar tersebut. Dan selama isi dari nazar tersebut adalah ketaatan kepada Allah dan bukan kemaksiatan terhadapnya maka diwajibkan baginya untuk menunaikannya, seperti : seorang yang bernazar untuk melakukan itikaf di masjid, puasa, mengkhatamkan al Qur’an dan lainnya.
Hal itu berdasarkan apa yang diriwayatkan oleh Bukhori dari Aisyah bahwa Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang bernazar untuk taat kepada Allah maka hendaklah ia mentaati-Nya dan barangsiapa yang bernazar untuk maksiat terhadap Allah maka janganlah dia maksiat terhadap-Nya.”

Nazar yang Tidak Tertunaikan
Apabila suatu nazar tidak bisa ditunaikan oleh seorang yang telah bernazar maka diwajibkan baginya untuk membayar kafarat berupa memberi makan 10 orang miskin, atau memberi pakaian kepada mereka atau membebaskan budak. Dan jika dirinya tidak menyanggupinya maka diwajikan baginya untuk berpuasa selama tiga hari, berdasarkan apa yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Uqbah bin ‘Amir bahwasanya Nabi saw bersabda,”Kafarat nazar adalah kafarat sumpah.”

Firman Allah swt :
لاَ يُؤَاخِذُكُمُ اللّهُ بِاللَّغْوِ فِي أَيْمَانِكُمْ وَلَكِن يُؤَاخِذُكُم بِمَا عَقَّدتُّمُ الأَيْمَانَ فَكَفَّارَتُهُ إِطْعَامُ عَشَرَةِ مَسَاكِينَ مِنْ أَوْسَطِ مَا تُطْعِمُونَ أَهْلِيكُمْ أَوْ كِسْوَتُهُمْ أَوْ تَحْرِيرُ رَقَبَةٍ فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ ذَلِكَ كَفَّارَةُ أَيْمَانِكُمْ إِذَا حَلَفْتُمْ وَاحْفَظُواْ أَيْمَانَكُمْ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Artinya : “Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja, Maka kafarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. barang siapa tidak sanggup melakukan yang demikian, Maka kafaratnya puasa selama tiga hari. yang demikian itu adalah kafarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah (dan kamu langgar). dan jagalah sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamu bersyukur (kepada-Nya).” (QS. Al Maidah : 89)
Wallahu A’lam

source: http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/puasa-nadzar-dalam-pandangan-islam.htm#.Up9AG7eIo1I

Monday, 2 December 2013

SOLAT SUNAT HADIAH

Tiada  hadis yang jelas menyebutkan SOLAT SUNAT HADIAH. Solat jenazah dan Solat Ghaib sahaja yang disyariatkan. Kalau kita nak juga sembahyang  , sembahyang dengan niat solat sunat Mutlaq sahaja dan kemudian minta Allah ampunkan dosa simati. Akhir kalam, ketahulilah bahawa segala amalan kebajikan yang dikaitkan untuk simati adalah sampai pahalanya.


Tersebut dalam Hasyah atas Syarah Sittin Masalah Arrimli, bagi Ahmad Almihi Annu’mani, pada m/s 67:




عن كتاب المختاَرِ ومطالع الاَنوار عنِ النَّبِي صَلى اللهُ عليه وسلم
لا يأتى على الميِت اشد من الَيلَة الاولى فَارحموا موتاكم بالصدقةِ
فَمَن لم يجد فليصل ركعتينِ . يقرأ فى كل ركعة منهمَا فاتحة الكتاب
واية الكرسي والهكم التكاثر وقل هُو اللهُ احدُ احْدى عشرة مرة ويقول :


اللهُم انىْ صليتُ هَذه الصلاةَ وتعلمُ مَا ارِيدُ .
اللهُم ابعثْ ثوابها الى قَبر فلاَنِ بنِ فُلاَنَة
فيَبعث اللهُ مِن سَاعته الى قبره الف ملك نور وهَديةٌ
يؤْنِسُوْنهُ فى قبرهِ الى ان ينفخ فى الصور ويعْطِى اللهُ المصليَ بعدد
مَا طلعَتْ عليه الَشمس حسَنَات ويرفعُ اللهُ له اربعين الف درجة
واربعين الف حجة وعمرَة ويبنى اللهُ له الف مدينة
فى الجنة وَيُعْطى ثواب الف شهيد ويكسى الف حلةٍ .


Ertinya: Sabda Nabi s.a.w: Tidaklah datang (cubaan) atas diri mayat yang lebih hebat dari malam pertama. Maka kasihanilah mayat-mayatmu itu dengan sedekah. Maka barangsiapa yang tidak mendapatkannya, hendaklah dilakukannya sembahyang 2 rakaat yang dibacakan pada tiap-tiap rakaat surah Al-Fatihah, Ayatul Kursi, Alhakumuttakasur, Qulhuallahuahad 11 kali, lalu diucapkannya:

Ya Allah! Sesungguhnya aku telah lakukan sembahyang ini, sedang Engkau Maha Mengetahui apa yang aku maksudkan. Ya Allah! Kirimkanlah pahalanya kekubur si Fulan bin Fulanah, nescaya mengirimkanlah Allah Taala pada saat itu juga seribu malaikat, bersama tiap-tiap malaikat itu nur dan hadiah. Berjinak-jinak mereka itu bersamanya di dalam kubur sampai ditiup sangkakala. Dan dikurnia Allah Taala kepada yang melakukan sembahyang ini sebanyak barang yang terkena sinar matahari akan kebajikan dan Allah Taala angkatkan baginya 40 ribu darjat, 40 ribu haji dan umrah dan dibina baginya seribu kota di dalam syurga dan diberi pahala seribu syahid dan dipakaikan seribu persalinan.
 
 
Adalah sembahyang yang dilakukan sebanyak 2 rakaat sebagai sunat mutlak, pada malam yang pertama sesudah mayat dikebumikan.

Dibaca pada tiap-tiap rakaat sesudah membaca Al-Fatihah:

- Ayat Kursi - 1 kali.

- At-Takasur - 1 kali.

-Al-Ikhlas - 11 kali.

Doa sesudah sembahyang sunat hadiah:

اَللَّهُمَّ اِنِّيْ صَلَّيْتُ هَذِهِ الصَّلاَةَ وَاَنْتَ تَعْلَمُ مَا اُرِيْدُ .
اَللَّهُمَّ ابْعَثْ ثَوَابَهَا اِلَى قَبْرِ فُلاَنِ بْنِ فُلاَنَةٍ

Ertinya: Ya Allah! Aku telah lakukan sembahyang ini, sedang Engkau Maha Mengetahui apa yang aku kehendaki. Ya Allah! Kirimkan pahalanya kepada kubur si Fulan bin Fulanah
 
Solat Sunat Hadiah
1. Ianya dilakukan selepas jenazah dikebumikan
2. Ianya dilakukan berseorangan
3. Waktu Afdal antara Magrib ke Isyak malam pertama jenazah dikebumikan
4. Dilakukan sebanyak 2 rakaat


SOURCE:
http://madrasahaliyah.blogspot.com/2008/04/sembahyang-sunat-hadiah.html
http://ustazcikgudin.blogspot.com/2010/12/hukum-sembahyang-hadiah-atau-solat.html
http://hashimhabeed.blogspot.com/2008/05/sembahyang-sunat-hadiah.html